Kartini Kecil TK Kristen Immanuel Siap Menjadi Generasi Penerus Bangsa

Setiap tanggal 21 April seluruh warga negara Indonesia merayakan hari Kartini. Kartini adalah seorang pahlawan wanita yang memperjuangkan martabat kaum perempuan agar sederajat dengan kaum laki-laki. Karena jasa Kartini perempuan-perempuan Indonesia dapat menikmati pendidikan setinggi mungkin, bahkan mereka kini bisa menjadi orang-orang hebat yang terkenal di segala bidang. Saat ini para perempuan Indonesia tidak hanya terbatas menjadi ibu rumah tangga saja, tetapi mereka juga dapat menjadi guru, polisi, dokter, bahkan presiden.

Hari ini 21 April 2018 TK Kristen Immanuel juga merayakan hari Kartini. Pagi-pagi ketika tiba di halaman TK, tampak anak-anak dan guru melenggak-lenggok dengan berbagai pakaian daerah, ada yang memakai kebaya nasional, pakaian Dayak, Bali, Batak, Melayu (baju kurung), pakaian Jawa, dan pakaian daerah lainnya yang ada di Indonesia. Ketika bel berbunyi anak-anak langsung berbaris di lapangan, mereka berbaris berdasarkan kelompok yang dipandu oleh guru kelas masing-masing baik kelompok A maupun kelompok B.

“Anak-anak, kok hari ini kalian tampak cantik-cantik dan ganteng ya?” tanya Bu Tiurma Uli.

“Iya Bu, saya pakai baju Dayak”, jawab seorang anak dengan bangga sambil memperlihatkan bajunya.

“Siapa yang tahu hari ini kira merayakan apa?” tanya Bu Tiurma Uli lagi.

“Hari Kartini”, jawab anak-anak serentak.

“Benar, hari ini kita merayakan hari Kartini”, Bu Uli membenarkan jawaban anak-anak.

Bu Uli yang menjadi MC pada perayaan Kartini mengajak anak-anak menyanyikan beberapa lagu nasional, di antaranya Dari Sabang Sampai Merauke, Halo-Halo Bandung, dan Ibu Kita Kartini, selain itu Bu Uli juga mengajak anak-anak menyanyikan lagu Aek Kapuas ( lagu daerah Kalimantan Barat), anak-anak bernyanyi dengan semangat dan gembira.

Selesai bercakap-cakap dan bernyanyi, Bu Uli memanggil Bu Meri. Bu Meri maju dengan membawa sebuah foto, oh… ternyata Bu Meri mau bercerita.

“Hai… anak-anak”, sapa Bu Meri.

“Hai juga…”, jawab anak-anak serentak.

“Siapa tahu ini foto siapa ya”, tanya Bu Meri lagi.

“Ibu Kartini”, anak-anak menjawab dengan semangat.

“Wah… Kalian hebat sekali”, Bu Meri memuji anak-anak yang sangat mengenal sosok Ibu Kartini.

Bu Meri mulai bercerita tentang siapa Ibu Kartini dan perjuangannya membela kaum perempuan sehingga dapat sederajat dengan kaum laki-laki, anak-anak mendengarkan dengan tertib, tidak hanya anak-anak saja tampak orang tua juga mendengar cerita Bu Meri. Selesai bercerita Bu Meri bertanya kepada beberapa anak tentang cita-cita mereka. Ternyata anak-anak dapat menceritakan cita-citanya dengan benar.

“Saya mau jadi dokter.”

“Saya mau jadi guru.”

“Mau jadi polisi, tentara, pilot.” anak-anak menjawab bergantian.

“Hebat… Hebat… kalian bisa menjadi apa saja yang penting kalian harus rajin belajar seperti Ibu Kartni ya” kata bu Meri memberi nasehat kepada anak-anak.

Selesai mendengarkan cerita, anak–anak diajak memperagakan busana dari berbagai daerah yang mereka pakai. Selain peragaan busana daerah, perayaan hari Kartini di TK Immanuel tahun ini juga dilaksanakan kegiatan lomba mewarna, membaca dan pameran buku yang diselenggarakan oleh penerbit Erlangga. Anak-anak yang menjadi juara mendapat piala, sertifikat dan bingkisan dari Erlangga. Hari ini anak-anak sangat senang dapat merayakan hari Kartini bersama ibu guru dan teman-temannya, saat dijemput anak-anak dengan semangat menceritakan kegiatan mereka kepada mama dan papanya.

Penulis,

Meri Paulina Simorangkir, S.Pd.Ind (guru umum B7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *