Study Tour ke Taman Alun Kapuas

Kegiatan rekreasi mengunjungi Taman Alun Kapuas merupakan bagian kegiatan menyenangkan bagi anak–anak TK Kristen Immanuel yang dilakukan secara bergilir selama empat hari. Dimulai dari tanggal 21 Januari hingga tanggal 24 Januari 2019. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai tema pembelajaran tentang rekreasi.

Anak-anak terlihat sangat senang dan antusias ketika sampai di Taman Alun Kapuas dengan ditemani oleh orang tua/pendamping. Kunjungan pertama dimulai oleh kelompok bermain I, kelompok A2, A3, dan A4. Keesokan harinya dilanjutkan oleh kelompok nursery, KB2, A3, A5, A6. Hari ketiga dikunjungi oleh kelompok B3, B2, B6, B8 dan hari keempat oleh kelompok B1, B4, B5, B7.

Selama empat hari mengunjungi Taman Alun Kapuas kegiatan dimulai pukul 07.30-09.30, anak dan orang tua berangkat dari rumah masing-masing menuju Taman Alun Kapuas. Di sana anak- anak belajar mengenal salah satu tempat rekreasi yang ada di kota Pontianak dan alam sekitar yaitu sungai dan darat, taman dan tanaman, serta kendaraan darat dan kendaraan air.

Setibanya di Taman Alun Kapuas, di area gerbang telah menunggu guru yang akan mengarahkan anak dan orang tua untuk masuk ke dalam taman tempat berkumpulnya tiap kelompok kelas. Anak–anak baris perkelompok dan berdoa sebelum memulai kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama anak, orang tua dan guru. Setelah senam bersama guru bersama anak dan orang tua berjalan santai mengelilingi taman.

Sambil berjalan guru kelas memperkenalkan dan menjelaskan manfaat lingkungan sekitar (kendaraan, tanaman di taman, dan sungai) kepada anak-anak . Rasa ingin tahu anak-anak terlihat melalui pertanyaan yang dilontarkan kepada gurunya saat melihat ke area penyeberangan. Ia bertanya, “ Bu Guru, kapal besar itu apa namanya?” kemudian guru pun menjawab, “Itu adalah kapal penyeberangan atau disebut juga kapal feri yang mengangkut orang dan kendaraan untuk sampai ke seberang.” Kemudian anak lain ada yang bertanya lagi, “Bu Guru, itu perahu, ya? Kok tidak pakai dayung?”. Guru pun menjawab, “Ya, itu perahu, hanya saja perahu yang digunakan tidak memakai dayung diganti menggunakan tenaga mesin supaya lebih cepat untuk sampai ke tujuan.” Pada kesempatan ini, orang tua pun tidak ketinggalan untuk berfoto bersama anak, terlihat canda tawa kebersamaan orangtua dan anak sepanjang mengelilingi Taman Alun Kapuas.

Puas berjalan-jalan mengelilingi taman, anak-anak berkumpul kembali untuk minum, makan dan istirahat melepas kelelahan. Setelah makan dan isitrahat anak-anak diajak untuk mengulas kembali dengan menceritakan pengalamannya melalui pertanyaan sederhana yang dilontarkan kepada mereka. Salah satu guru mengajukan pertanyaan, “Anak-anak, apa saja yang kalian lihat di sekitar Taman Alun Kapuas? dan pertanyaan itu spontan dijawab anak-anak, “Saya melihat Sungai Kapuas, kapal penyeberangan, perahu, tanaman, tempat bermain dan air mancur.” Ada anak yang bertanya pula, “Bu Guru, tadi saya lihat ada tugu didekat sungai.” Guru berkata, “Betul sekali, di pinggir sungai ada dibuat tugu, namanya Tugu Khatulistiwa, nah… tugu itu hanya tiruan, sedangkan yang asli berada di daerah Siantan.” Kemudian guru mengulas kembali kegiatan kunjungan yang telah dilalui. Waktu kunjungan pun diakhiri dengan bernyanyi bersama kemudian dilanjutkan dengan doa pulang. Anak–anak didampingi orang tua memberi salam pulang kepada guru. Semua bergembira bersama melalui kegiatan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *